Showing posts with label travelling. Show all posts
Showing posts with label travelling. Show all posts

Monday, May 6, 2013

Menikmati Keindahan Teluk Balikpapan

Balikpapan Bay
 Suatu waktu saya berkesempatan mengunjungi dan "muter-muter" kota Balikpapan. Dan akhirnya driver kami memilihkan suatu tempat yang cocok untuk menikmati keindahan teluk Balikpapan sekaligus matahari sorenya.

Tepatnya di pantai Monumen Perjuangan Rakyat Kaltim (Jl. Sudirman, Balikpapan), saya dan teman-teman singgah sebentar, sambil memesan kudapan mie ayam dan es kelapa muda serta ditemani oleh sepoi-sepoi lembut angin laut.



Untuk ukuran public space di Indonesia, tempat ini relatif bersih. Pantainya bisa buat untuk mandi dan berenang. Ada toilet dan kamar mandi yang (sekali lagi) relatif bersih. Selain pantai, ada juga Monumen yang dibangun untuk mengenang perjuangan rakyat Kaltim melawan penjajahan. Bisa dibilang berekreasi sambil wisata sejarah.

Monumen Perjuangan Rakyat Kaltim

Taman Bermain Monpera
Selain kawasan pantai yang berpasir putih, ada pula kawasan berumput yang bisa digunakan untuk bermain anak-anak. Dilengkapi dengan mini panggung yang langsung menghadap ke laut luas.


Selain Monpera, masih banyak tempat wisata lain di Balikpapan yang bisa dieksplor. Saya sudah sempat mengunjungi pantai Manggar, pantai Lamaru, Penangkaran buaya Teritip, Penangkaran beruang madu, dan tempat beli cinderamata "Kebun Sayur".


"The world is a book and those who do not travel read only the cover"

Sunday, December 23, 2012

Jalan-Jalan ke Tenggarong

Pada bulan Oktober yang lalu, saya berkesempatan mengunjungi kota Tenggarong, ibu kota Kutai Kertanegara. Dalam perjalanan yang singkat (hanya sekitar 2 jam), saya dan teman-teman muter-muter kota sambil berwisata kuliner, dan juga mengunjungi Museum Mulawarman. Ada website yang bagus untuk menunjukkan bagian dalam museum disini .

Museum Mulawarman tampak depan

Halaman depan Museum

Kutai sendiri sejarahnya adalah kerajaan hindu yang tertua di nusantara. Namun lama kelamaan, kerajaan tersebut beralih menjadi Kesultanan Islam. Beberapa pusaka dan benda-benda peninggalan sejarah Kesultanan Kutai, dipajang di museum ini.

Koleksi pusaka kerajaan
Patung Lembuswana, simbol Kerajaan Kutai

Koleksi Samurai

Koleksi Keris

Diorama penambangan emas tradisional

Koleksi guci dan tembikar

Wayang dan gamelan juga ada

Di tempat lain, saya mengunjungi (reruntuhan) Jembatan Kutai Kertanegara. Awalnya jembatan gantung ini mirip Golden Gate Brigde di San Fransisco. But tragically, jembatan itu rubuh tahun lalu dan menimbulkan korban jiwa dan kerugian yang tidak sedikit.

Reruntuhan Jembatan Kutai Kartanegara

Pulau Kumala di tengah Sungai Mahakam
Dengan terputusnya transportasi akibat rubuhnya jembatan yang membelah sungai Mahakam ini, muncullah mode transportasi baru yang disebut "klotok" yang menghubungkan daerah seberang sungai. Sebuah perahu mini ferry, yang menyeberangkan 3-4 buah mobil sekali jalan. Nah, di tengah-tengah sungai Mahakam, terdapat pulau kecil bernama Pulau Kumala. Di pulau ini dibuat sebuah arena wisata yang menarik, lengkap dengan menara pandang. Sayangnya saya tidak kesana karena keterbatasan waktu.

Disambung lain waktu lagi....